Langsung ke konten utama

Materi 10

Aplikasi Trend Internet of Things (IoT) untuk Pembelajaran Kimia
Berdasarkan pemanfaatan IoT dalam kehidupan manusia, terutama dibidang pendidikan, saya membuat suatu pengaplikasian IoT yang berupa media pembelajaran kimia pada materi pengenalan sifat koligatif laruutan. Dan media tersebut saya upload ke youtube sebagai salah satu media belajar tambahan baik di kelas maupun di luar kelas. Videonya bisa kalian klik pada alamat ini https://youtu.be/WSNFR7QR6TU atau bisa langsung klik pada video dibawah ini :

Berdasarkan video yang telah saya buat, apa kesan pesan dan komentar yang anda berikan untuk media yang telah saya buat agar dapat diperbaiki lagi untuk kedepannya ? Apa yang harus saya tambah ataupun saya kurangi agar video pembelajaran ini lebih baik lagi ? Dan apakah video pembelajaran yang telah saya buat sudah bisa dikatakan sebagai aplikasi dari IoT dalam pembelajaran ?

Komentar

  1. untuk videonya sudah sangat baik dilihat dari penjelasannya dan efek2 yang dipakai. namun suara latar mesti sedikit dikurangi karena bisa mengganggu pendengan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya setuju dengan pendapat tri, bahwa media pembelajaran yang dibuat oleh rini sudah baik dari dia menjelaskan materi secara rinci akan tetapi adanya sedikit gangguan dari suara latar yang terlalu besar sehingga dapat menggangu para pendengar, akan lebih baik suara latarnya mesti dikurangi sedikit.

      Hapus
    2. Saya sependapat dgn kk tri. Video yang dibuat sudah ckup efektif. Namum alangkah lebih baik jika di beri contoh konkrit dalam kehidupan sehari hari. Tidak hanya konsep karena takutnya siswa kurang mengerti dan bagaimana cara mengaplikasikannya

      Hapus
  2. menurut saya video yang dibuat rini sudah baik karena utnuk digunakan peserta didik dalam mempelajari materi sifat koligatif larutan dan dapat dipelajarinya secara mandiri. sedikit saran yang dapat saya berikan sama seperti kak tri yaitu suara latarnya sedikit dikurangi karena bisa agak sedikit mengganggu. dan video pembelajran ini sudah bisa dikatakan sebagai aplikasi dari IoT dalam pembelajaran karena conten dari video tersebut berisi suatu materi pembelajaran dan dapat dipelajari penonton khususnya peserta didik dimanapun dan kapanpun dia berada jika terkoneksi dengan internet karena telah di upload di media sosial yaitu youtube.

    BalasHapus
    Balasan
    1. sependapat dengan fira, video pembelajaran yang rini buat sudah cukup bagus dan menarik sehingga sudah dapat digunakan sebagai referensi materi pada pembelajaran tentang sifat koligatif. Namun suara latarnya sedikit dikurangi karena bisa agak sedikit mengganggu. Semoga kedepannya akan menghasilkan video video lain yang lebih bagus lagi

      Hapus
    2. sependapat dengan fira, video pembelajaran yang rini buat sudah cukup bagus dan menarik sehingga sudah dapat digunakan sebagai referensi materi pada pembelajaran tentang sifat koligatif. suara latarnya sedikit dikurangi karena bisa agak sedikit mengganggu. namun ada baiknya ditambahkan sedikit animasi saat penjelasaan perbedaan jumlah zat misalnya. dan juga di beri contoh konkrit dalam kehidupan sehari hari.

      Hapus
    3. sependapat dengan fira, video pembelajaran yang rini buat sudah cukup bagus dan sudah menambah koleksi video pembelajran. pencahayaan yang kurang tepat juga perlu mejadi salah satu pertimbangan selain suara yang kurang jelas.

      Hapus
  3. menurut saya video pembelajaran yang telah dibuat sudah cukup menarik, adanya penjelasan materi dan penguatan, contoh-contoh dalam kehidupan sehari-hari karena mengingat materi ini sangat abstrak jika hanya dijelaskan berdasarkan rumus saja, namun ada baiknya ditambahkan sedikit animasi saat penjelasaan perbedaan jumlah zat misalnya. kemudian saya juga setuju dengan pendapat teman-teman diatas bahwa yang harus dikurangi dari video pembelajaran yang sudah rini buat adalah volume musik pengiringnya sehingga bisa lebih fokus dengan penjelasan rini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya setuju dengan pendapat melda yakni volume musik pengiring lebih dipelankan sehingga siswa bisa fokus ke materi bukan ke lagu backsound, kemudian agar video lebih bermakna ada baiknya rini menambahkan soal-soal latihan / diskusi yang bisa dibahas siswa jadi bukan hanya implikasi tapi ketika siswa dituntut untuk menghitung siswa juga bisa

      Hapus
    2. Saya setuju dengan pendapat saudari melda dan juga saudari rini .

      Voleme backsounds bisa di kecilkan agar lebih fokus ke materi yang disampaikan.
      Bisa di tambahkan pertanyaan2 yang memicu peserta didik agar lebih berpikir ktitis.

      Hapus
  4. menurut saya, video yg di buat rini sudah bagus dan sudah tersusun rapi seperti yg dikatakan kak melda. dan, saran saya perlu ditambahkan contoh soal atau kuis supaya siswa mau berlatih untuk mengerjakan model" soal koligatif sehingga nantinya mereka terbiasa dan memahami apa itu sifat koligatif larutan .

    BalasHapus
  5. Videonya sudah baik, namun sebaiknya apabila suara tidak besar perlu ditambahkan subtitle. Lalu karena punya rini ini menyajikan konsep sebaiknya ditambahkan kuis dan tips cara mengerjakan soal supaya siswa lebih memahami materi ini. Dan supaya video ini pun bermakna.

    BalasHapus
  6. Saya sependapat dengan saudari rifany, yaitu "Videonya sudah baik, namun sebaiknya apabila suara tidak besar perlu ditambahkan subtitle. Lalu karena punya rini ini menyajikan konsep sebaiknya ditambahkan kuis dan tips cara mengerjakan soal supaya siswa lebih memahami materi ini. Dan supaya video ini pun bermakna". Karna kebermaknaan dan minat orang untuk melihat ini itu sangat memberikan efek positif tidak hanya untuk kita untuk orang lain juga.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi 13

Persentasi Inovasi Sintaks Model Pembelajaran PJBL dan Dampaknyaterhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Definisi Model Project Based Learning Pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang diorientasikan untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilan belajar para siswa melalui serangkaian kegiatan merencanakan, melaksanakan penelitian, dan menghasilkan produk tertentu yang dibingkai dalam satu wadah berupa proyek pembelajaran (Abidin, 2013:169). Namun menurut Wena (2011:145) pembelajaran berbasis proyek adalah sebuah model pembelajaran yang inovatif, dan lebih menekankan pada belajar kontekstual melalui kegiatan-kegiatan yang kompleks. Model pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang secara langsung melibatkan siswa dalam proses pembelajaran melalui kegiatan penelitian untuk mengerjakan dan menyelesaikan sebuah proyek pembelajaran, serta dalam pembelajaran berbasis proyek ini menekankan aktivitas siswa dalam memecahkan berbagai permasalahan yang b...
Materi 2 Komponen - Komponen Pokok Kurikulum Fungsi kurikulum dalam proses pendidikan adalah sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Maka hal ini berarti bahwa sebagai alat pendidikan kurikulum memiliki bagian-bagian penting dan penunjang yang dapat mendukung operasinya secara baik. Bagian-bagian ini disebut komponen. Kurikulum sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan memiliki komponen pokok dan komponen penunujang yang saling berkaitan, berinteraksi dalam rangka dukungannya untuk mencapai tujuan itu. Kurikulum adalah sebuah sistem, Sistem adalah suatu kesatuan sejumlah elemen (objek, manusia, kegiatan, informasi, dsb) yang terkait dalam proses atau struktur dan dianggap berfungsi sebagai satu kesatuan organisasai dalam mencapai satu tujuan. Jika pemahaman sistem diatas dipergunakan melihat kurikulum itu ada sejumlah komponen yang terkait dan berhubungan satu sama lain untuk mencapai tujuan. Dengan demikian, dipandang sistem terhadap kurikulum, artinya kurikulum itu ...
Materi 4 Landasan Psikologis Pengembangan Kurikulum Psikologi dapat diartikan sebagai suatu ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam hubungan dengan lingkungan, pengertian sejenis menyebutkan bahwa psikologi merupakan suatu ilmu yang berkaitan dengan proses mental, baik normal maupun abnormal dan pengaruhnya pada perilaku, ilmu pengetahuan tentang gejala dan kegiatan jiwa.  Psikologi merupakan salah satu landasan dalam pengembangan kurikulum yang harus dipertimbangkan oleh para pengembang. Hal ini dikarenakan posisi kurikulum dalam proses pendidikan memegang peranan yang sentral. Dalam proses pendidikan terjadi interaksi antar manusia, yaitu antara anak didik dengan pendidik, dan juga antara anak didik dengan manusia-manusia lainnya. Manusia berbeda dengan makhluk lainnya karena kondisi psikologisnya. Menurut Nana Syaodih Sukmadinata (2006 : 50)  “kondisi psikologis adalah kondisi karakteristik psikofisik manusia sebagai individu, yang dinyatakan dalam berbaga...